Nikmatnya Mudik Dengan Mobil Sendiri

Posting at 23 August 2011 - 17:47 pm | 1772 view

Nikmatnya Mudik Dengan Mobil Sendiri

Biasanya budaya mudik lebaran khususnya di Indonesia para penduduk yang ingin kembali kekampung halamannya selalu membawasertakan barang-barang yang cukup banyak untuk dibagikan kepada sanak family dikampung halamannya.

Dan solusi untuk membawa barang-barang tersebut adalah dengan menggunakan mobil sendiri pada saat mudik lebaran. Apalagi menggunakan mobil yang bisa memuat jumlah penumpang lebih banyak. Tak banyak membutuhkan persiapan fisik. Cukup dengan melakukan servis rutin, pastikan untuk dapat memeriksa pada saringan udara, oli mesin dan saringan oli untuk bisa diganti lebih cepat. Lainnya, setel kopling guna memastikan semua rem dapat bekerja secara baik. Dan jangan lupa untuk memastikan ban mobil Anda tidak gundul.

Persiapan fisik praktis mobil bukan hanya memastikan kondisi mobil prima, juga mempertahankan konsumsi bahan bakar yang irit. Ingat, harga bensin sekaranga ini terus melambung tinggi dari harga-harga sebelumnya. Akibatnya, juamlah uang yang dikeluarkan untuk mudik lebaran kali ini akan terasa cukup besar.

Persiapan Pada Mobil Anda

Ada beberapa aspek yang kurang diperhitungkan oleh pengemudi saat mudik lebaran terhadap mobilnya. Meski kondisi mesin "hebat" setelah melakukan perawatan berkala atau check up rutin mobil Anda, Kemudian muatan mobil lebih berat dari kondisi penggunaan sebelumnya. Saat mudik lebaran penumpang penuh.

Disamping itu juga ada tambahan barang bawaan lainnya. Kondisi ini dapat membuat daya tampung mobil menjadi berat, bila barang bawaan juga ada diluar, contohnya ada pada atap (roof rack) mobil Anda. Maka hal ini dapat mengurangi kemampuan mobil berakselerasi dan bermanuver. Kemampuan mobil tidak akan sehebat dari hari-hari biasanya. Mobil akan melaju lebih lamban.

Oleh karena itu, keputusan untuk mendahului kendaraan lain, apalagi berpacu dengan kendaraan yang datang dari depan akan sangat krusial. Pada situasi seperti ini, ingatlah selalu agar tetap berkendara dengan aman (safety driving) dan upayakan selalu bersabar dalam mengendarai mobil disaat mudik lebaran.

Persiapan Kondisi Pengemudi

Agar mobil dapat dikendarai dalam kondisi Prima dan OK, orang yang bertanggung jawab sebagai supir (baik utama maupun cadangan dan navigator, juga harus memiliki Persiapan fisik dan mental yang kuat. Saat mudik lebaran, di jalanan, tekanan yang dihadapi seorang pengemudi lebih berat dari hari-hari biasanya.

Isunya, tingkat kemacetan dan egoisme pengendara sebagai pemakai jalan sangat tinggi. Semua mobil dengan pengemudi saling memperebutkan jalan pada ruas jalan raya. Situasi lingkungan tersebut dapat menyebabkan kepada pengemudi menjadi stress dan bahkan penumpangpun akan mengalami nasib yang sama.

Bila seorang pengemudi stress, maka konsentrasi akan menurun. Begitu juga kesegaran fisik. Keputusan yang dibuat secara tidak baik akan menimbulkan akibat yang sangat fatal pada pengemudi dan penumpangnnya. Pada kondisi seperti ini, tingkat kesabaran seorang pengemudi harusnya lebih tinggi lagi.

Agar bisa mengemudi dengan baik dan aman agar penumpang dapat merasa nyaman, seorang pengemudi harus mampu mempertahankan konsentrasi yang tinggi. Begitu juga stamina dari fisik seorang pengemudi. Dengan kondisi seperti inilah, seorang pengemudi bisa membuat perhitungan dan keputusan dengan tepat dan cepat. Contohnya, apakah harus mendahului atau tetap antri dibelakang kendaraan lain yang kadang-kadang tidak mengenakan bila berada diposisi belakang mobil besar seperti Truck dan Bus.

Persiapan Fisik Pengemudi

Guna memperoleh konsentrasi yang tinggi, maka kondisi tubuh harus selalu sehat, segar dan tampil prima. Untuk itu orang yang sudah dipastikan bertugas sebagai supir atau supir cadangan plus navigator harus memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum melakukan mudik lebaran. Dalam arti kondisi fisik harus benar fit tidak ada kendala pada tubuh.

Kondisi perjalanan jauh dengan mobil, terutama bagi supir dalah bila penumpang dan navigator tertidur pulas. Maka akan menyebabkan sebuah kebosanan, ngantuk, dan konsentrasi seorang pengemudi dan kemampuan mengantisipasi kondisi lingkungan serta bermanuver akan menjadi berkurang. Untuk itulah, diperlukan seorang navigator yang bisa diajak berkomunikasi oleh pengemudi. Dan juga bagi navigator di usahakan dapat mengetahui rute jalan, mengingtakan, memantau kondisi fisik dan mental seorang pengemudi.

Untuk pengemudi, agar tidak mengantuk atau untuk mengurangi rasa stress, bisa mendengarkan radio, maupun lagu MP3 dari audio mobil. Bisa pula mengobrol atau membuat sebuah lawakan canda dengan navigator atau penumpang.

Diluar dari rasa bosan, mengantuk juga bisa terjadi sehabis makan kemudian kenyang karena pencernaan bekerja lebih berat. Guna menghindari hal tersebut, pengemudi bisa mengikuti kiat-kiat sehat dengan mengkonsumsi banyak buah-buahan dan minuman berenergi. Dengan itu maka perut Anda tidak akan berkerja lebih berat.

Persiapan Pada Mobil Anda


Hal baik yang harus dilakukan untuk berkemudi lebih aman dengan cara mengemudi secara bergantian. Bila tidak, beristirahatlah sejenak bila sudah merasa lelah atau merasakan ngantuk yang cukup berat. Cobalah untuk mencari tempat yang dapat menyegarkan suasana fisik Anda untuk dapat kembali tampil fit dan lebih berstamina, seperti datang ke Bengkel Siaga yang sudah disiapkan oleh Suzuki selaku ATPM akan akan buka selama 24 jam mulai dari Palembang sampai dengan Bali.

Demikian tips ini kami buat, semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang akan berpergian pada saat mudik lebaran keseluruh rute tujuan di Indonesia.

Kami segenap mananemen PT SUZUKI INDOMOBIL SALES mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1432 Hijriyah "Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir Dan Batin".

Copyright © By Suzuki Service R4 - PT Suzuki Indomobil Sales
Login first to add comments.
Do not have an account? please Register.